Jumat, 17 Oktober 2014

90 Days Project — Mengirim Cerpen

#buku 

Mempunyai beberapa naskah cerpen, tetapi selalu tidak punya nyali untuk mengirimnya ke surat kabar atau majalah. Mentoknya, dikirim untuk diikutkan lomba cerpen Femina. Itu pun belum pernah menang. Hehe.

Pernah kirim cerpen untuk lomba cerpen yang diadakan oleh sebuah penerbit. Seneng banget begitu membaca pengumuman bahwa cerpen saya lolos. Sayang, sampai sekarang tidak ada kelanjutannya dan tak pernah ada kabar berita dari penerbit itu. Ditulis dengan sepenuh hati, tetapi disia-sia begitu saja.  #menolaklupa. Bahkan teman sesama pemenang yang menanyakan hal itu ke penerbit tersebut malah mendapatkan respons yang kurang menyenangkan. Fiuuhh. Sakitnya tu di sini.
 
Semangat yang patah mengeringkan tulang. Menyerah tidak akan membawa kita ke mana pun. Akhirnya kesempatan lain datang, ditawari membuat antologi cerpen. Dari 22 pendaftar, saya nomor 22. Nyaris saja terlewat. Semoga cerpen saya benar-benar menemukan rumahnya kali ini. Katanya, antologi itu direncanakan terbit pas hari Ibu. Kalau jadi terbit, berarti ini adalah buku pertama sekaligus antologi pertama. Tak sabar menimangnya. :D

Tidak ada komentar :

Posting Komentar